Aksesibilitas ABK di Sekolah Inklusif

Dr. Mudjito AK M. Si, Direktur PPK-LK Ditjen Dikdas Kemdikbud; aksesibilitas bagi ABK di sekolah inklusif sangat penting.

Jakarta (Dikdas): Salah satu rumusan aksi yang dihasilkan Lokakarya Pendidikan Inklusif yang digelar di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Kamis pagi, (9/2), adalah aksesibilitas bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di sekolah inklusif.

Menurut Dr. Mudjito AK M. Si, Direktur Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PPK-LK) Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Ditjen Dikdas Kemdikbud), aksesibilitas bagi ABK di sekolah inklusif sangat penting karena merupakan bentuk konkret layanan pendidikan terhadap ABK, sekaligus menghemat anggaran.

“Karena memang masih banyak daerah yang belum punya sekolah khusus ABK. Nah, daripada harus membangun sekolah di 131 kabupaten, kan lebih efektif bila menggunakan sekolah inklusif. Jadi sekolahnya sudah ada, tinggal memperkuat sumber daya manusianya dan manajemennya. Dan kelebihan dari sekolah Inklusif ini kan mendekatkan jarak antarsiswa,” jelas Mudjito.

Keberadaaan sekolah inklusif yang acceptable bagi ABK tersebut, menurut Mudjito harus didukung para guru yang peduli terhadap ABK. Karena itu, dalam Lokakarya Pendidikan Inklusif ini juga dibahas tentang Guru Pembimbing Khusus (GPK).

“Untuk GPK itu sebenarnya sudah bisa masuk dalam peraturan gubernur. Misalkan di Jatim, setiap sekolah itu wajib ada guru yang memiliki kemampuan minor atau GPK. Dan keberadaan GPK ini banyak manfaatnya, karena bila toh di sekolah tidak ada anak berkebutuhan khusus ia masih bisa mengajar yang lain,” pungkas Mudjito.* [Adib Minnanurrachim]

 

Berita terkait: http://dikdas.kemdiknas.go.id/content/berita/utama/sekolah-rama-2.html

Diunggah oleh Administrator pada Kamis 9 Februari 2012 22:39:34, share : Share
 

Konten Terkait

Jawa Tengah Juara Umum OSN X
Berusaha, Berdoa, Optimis dan Menang
Siswa Mesti Punya Rasa Percaya Diri Tinggi
Tri Rizky Optimis Raih Medali
Pendidikan Inklusi di Jawa Timur Didukung APBD
OSN Ciptakan Tradisi Ilmiah
OSN Tumbuhkan Kejujuran Terhadap Etika dan Norma
Presiden: Rakyat Miskin Tetap Bisa Sekolah
Layanan Pendidikan Inklusi Tidak Merata
Pemerintah Daerah Diminta Dukung Pendidikan Anak Cacat
Kepada para pengelola sekolah, diharapkan segera melakukan penjaringan dan pengiriman data individual dengan menggunakan Aplikasi Pendataan Dikdas. Klik di sini untuk unduh Aplikasi.